Bandung,  kemahasiswaan,polban.ac.id

 

 

PROGRAM KOMPETISI BISNIS MAHASISWA INDONESIA (KBMI)

 

 

Kementerian   Riset   Teknologi   dan   Pendidikan   Tinggi,   Direktorat   Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan telah melakukan berbagai program dalam upaya meningkatkan kualitas pembelajaran dan percepatan pertumbuhan wirausaha baru di Perguruan Tinggi. Program-program tersebut meliputi Program program Co-op UMKM, PKMK dan program lainnya yang ada di Perguruan Tinggi masing-masing. Sejak tahun 2009, diluncurkan program Mahasiswa Wirausaha (PMW), untuk memberikan bantuan modal bagi mahasiswa yang sudah memiliki keterampilan berwirausaha dari berbagai program sebelumnya dan sudah memulai usahanya.

Pada tahun 2017, program PMW direvitalisasi menjadi Program Kompetisi Bisnis Mahasiswa Indonesia (KBMI) dengan pengelolaan secara sentraliasi. Program ini digagas untuk memberikan wadah bagi mahasiswa mempraktekan ilmu dan keterampilan berwirausaha yang sudah didapat, melalui pemberian modal bisnis dan pendampingan. Dengan demikian, program KBMI harus sinergi dengan program-program kewirausahaan yang telah ada seperti: Program Kreativitas Mahasiswa Kewirausahaaan (PKMK), Program Belajar Bekerja Terpadu (PBBT), Kuliah Kerja Usaha (KKU) dan program kewirausahaan lainnya.

Program KBMI, dimaksudkan untuk pengembangan usaha. Fasilitas yang diberikan dalam bentuk dukungan permodalan dari Kemenristekdikti dan pendampingan usaha dari Perguruan Tinggi. Program ini diharapkan mampu mendukung visi-misi pemerintah yang tertuang dalam Renstra Kemristekdikti untuk pengembangan wirausaha baru dalam mewujudkan kemandirian bangsa melalui pengembangan pendidikan dan pelatihan kewirausahaan. Program KBMI bertujuan untuk menghasilkan karya kreatif, yang inovatif dalam membuka peluang bisnis yang berguna bagi mahasiswa setelah menyelesaikan studi. Program KBMI ini menitikberatkan pada orientasi proses usaha dan hasil usaha (profit). Kategori program KBMI yaitu pengembangan bisnis bagi mahasiswa yang sudah memiliki bisnis dan ingin mengembangkannya.

 

Kriteria dan persyaratan pengusul dijelaskan sebagai berikut:

 

a.  Peserta program KBMI adalah kelompok mahasiswa yang sedang aktif dan terdaftar mengikuti program pendidikan S-1 atau Diploma;

b.  Peserta telah memiliki bisnis yang akan dikembangkan dibuktikan dengan profil usaha;

                                                             

c.  Pengusul adalah kelompok mahasiswa berjumlah 35 orang;

 

d.  Nama-nama pengusul (ketua dan anggota) harus ditulis lengkap dan tidak boleh disingkat;

e.  Mahasiswa pengusul dapat berasal dari berbagai program studi yang berbeda atau dari satu program studi yang sama, namun masih dalam satu Perguruan Tinggi yang sama dengan keahlian yang saling mendukung.

 

Sistematika Pengusulan Kegiatan

 

Sebagai strategi pendidikan, Program KBMI harus menjadi bagian dari proses pendidikan mahasiswa selama masa studi di Perguruan Tinggi. Program KBMI dapat menumbuhkan jiwa wirausaha pada mahasiswa, maka tahapan yang dilakukan sebagai berikut yaitu (i)Pengusulan, (ii) Desk Evaluasi dan Penetapan, (iii) Pelaksanaan dan Pelaporan, (iv) Monitoring dan Evaluasi dan (v)KMI Expo.

Tahapan pengusulan proposal diawali dengan penyiapan proposal program KBMI oleh mahasiswa bersama dosen pendamping di Perguruan Tinggi asal mahasiswa yang mengacu kepada kategori yang sudah ditetapkan yaitu; industri makanan dan minuman, industri   jasa   dan   perdagangan,   industri   teknologi,   industri   kreatif   atau   industri


produksi/budidaya. Pada tahap ini diharapkan setiap Perguruan Tinggi melakukan seleksi internal (bisa dalam bentuk desk evaluasi dan atau pemaparan) untuk memilih proposal KBMI yang layak untuk diajukan ke Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan.(dapat menggunakan borang lampiran 2)

Adapun ketentuan proposal KBMI sebagai berikut :

 

1.  Perguruan Tinggi maksimal mengirimkan 25 proposal terbaik hasil seleksi internal;

 

2.  Proposal yang lolos seleksi internal dengan surat pengantar dikirimkan oleh Pimpinan Perguruan Tinggi bidang kemahasiswaan ke email This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.">kk.ditmawa@ristekdikti.go.id, dengan melampirkan Berita acara hasil seleksi internal Perguruan Tinggi (Lampiran

6).

 

3.  Mahasiswa hanya diperbolehkan mengajukan satu proposal ;

 

4.  Seorang Pendamping hanya diperbolehkan membimbing maksimal 5 proposal ;

 

5.  Proposal maksimal 10 halaman dihitung mulai Pendahuluan sampai dengan Jadwal Kegiatan (tidak termasuk Halaman Kulit Muka, Halaman Pengesahan, Daftar Isi, Ringkasan, Daftar Gambar, Biodata pengusul dan Dosen Pendamping yang ditandatangani, Surat Pernyataan Ketua);

6.  Proposal mengacu kepada sistematika penulisan Lampiran 1;

 

7. Keseluruhan Proposal disimpan dalam satu file format PDF dengan ukuran file maksimum 5 MB dan diberi Nama Ketua Pengusul_Nama Perguruan Tinggi_program rencana bisnis mahasiswa.pdf, kemudian diunggah ke sim-pkmi.ristekdikti.go.id. Hardcopy dikumpulkan di Perguruan Tinggi masing-masing.

 

Tahap selanjutnya adalah mengajukan proposal ke Direktorat Kemahasiswaan secara online dengan cara mengisi identitas pengusul dan mengunggah proposal ke sim- pkmi.ristekdikti.go.id.


 

 

Jadwal pelaksanaan program KBMI 2018 secara umum pada Tabel di bawah ini:

 

No.

Kegiatan

Waktu

 

1

 

Pengajuan proposal oleh perguruan tinggi

 

7 Maret s.d 30 April

2

Pengumuman hasil seleksi

18 Mei

3

Pelaksanaan Kegiatan dimulai

4 Juni

4

Monev

Agustus

5

Laporan akhir

31 Oktober

 

 

 

sistematika penulisan dan informasi lebih jelas dapat di lihat di panduan di bawah ini atau dapat di cek di unduhan kemahasiswaan bagian program mahasiswa wirausaha

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 
     
                           

 

Contact

Staf Pembantu Direktur 3
Jl. Gegerkalong Hilir
022-2013789
Fax: 022-2013889
This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
vCard