Bandung, kemahasiswaan.polban.ac.id

 

 

    

EXPO KMI (KEWIRAUSAHAAN MAHASISWA INDONESIA)

POLITEKNIK NEGERI PONTIANAK

PONTIANAK

 22-25 November 2017

 

 

 

    

 

 LATAR BELAKANG

Sejalan dengan tuntutan pembangunan, saat ini Perguruan Tinggi tidak hanya dituntut untuk dapat menghasilkan lulusan dan hasil-hasil penelitian atau publikasi karya ilmiah seperti Jurnal saja, tetapi juga harus menjadi bagian dari pertumbuhan ekonomi melalui penyedia  sumber  daya manusia (Mahasiswa) unggul dan inovatif, yang pada akhirnya dapat meningkatkan daya saing bangsa secara keseluruhan. Salah satu upaya untuk dapat menghasilkan lulusan atau sumber daya unggul adalah pelaksanaan program pembelajaran, baik kurikuler, kokurikuler atau ekstrakurikuler, berbasis peningkatan karakter kewirausahaan atau membangun jiwa entrepreneurship.

 

Sejak tahun 1998 Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan telah meluncurkan program pengembangan  budaya  kewirausahaan  dan  kemudian  pada  tahun  2009 diluncurkan Program Mahasiswa Wirausaha (PMW) untuk dilaksanakan dan dikembangkan oleh perguruan tinggi. Program tersebut dilaksanakan di seluruh Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan di beberapa Perguruan Tinggi Swasta (PTS) hasil seleksi Koordinator Perguruan Tinggi Swasta (Kopertis) dengan alokasi dana yang berbeda-beda.

 

PMW bertujuan untuk memberikan bekal pengetahuan, keterampilan dan sikap atau jiwa wirausaha (entrepreneurship) berbasis Ipteks kepada para mahasiswa agar dapat mengubah pola pikir (mindset) dari pencari kerja (job seeker) menjadi pencipta lapangan pekerjaan (job creator) serta menjadi calon/pengusaha yang tangguh dan sukses menghadapi persaingan global. Program ini juga bertujuan untuk mendorong kelembagaan atau unit kewirausahaan di perguruan tinggi agar dapat mendukung pengembangan program-program kewirausahaan. Sebagai hasil akhir, diharapkan terjadinya penurunan angka pengangguran lulusan pendidikan tinggi.

 

Keberhasilan program ini setidak-tidaknya dilihat dari tiga indikator, yaitu jumlah mahasiswa yang berhasil menjalankan usaha (sebagai wirausaha), terbentuknya model pendidikan kewirausahaan di perguruan tinggi, dan terbentuknya lembaga pengembangan pendidikan kewirausahaan yang mengkordinasikan berbagai kegiatan terkait kewirausahaan di perguruan tinggi.

 

Politeknik sebagai institusi pendidikan tinggi berupaya turut serta berpartisipasi aktif dalam mendorong keberhasilan program PMW. BAKORMA (Badan Koordinasi pimpinan   Bidang   kemahasiswaan)   Politeknik   se-Indonesia   telah   menggagas kegiatan Expo Kewirausahaan Mahasiswa Indonesia (KMI) Politeknik sejak Program PMW diluncurkan oleh Dikti. Kegiatan Expo KMI dimaksudkan sebagai ajang untuk memamerkan   Produk-produk   PMW, Tenant Inkubator Bisnis,  promosi,   membangun   jaringan   usaha, bertukar ide-ide bisnis kreatif, sharing dengan wirausahawan yang telah sukses, dan ajang untuk selalu mengembangkan semangat kewirausahaan.

 

Kegiatan Expo KMI yang dilaksanakan di Politeknik Negeri Pontianak Tahun 2017 ini adalah Expo yang ke VIII. Expo pertama di Manado tahun 2010, kedua di Malang tahun 2011, ketiga di Semarang tahun 2012, keempat di Payakumbuh tahun 2013,


 

Ke lima di Jember pada tahun 2014, ke enam pada tahun 2015 di Ambon, ke tujuh di Universitas Brawijaya Malang dan sekarang ke 8 di Politeknik Negeri Pontianak dengan  melibatkan  Perguruan Tinggi se-Indonesia negeri dan swasta.

 

Agar berbagai kegiatan kewirausahaan, baik PMW, PKM atau pun expo seperti sekarang ini tidak bersifat sporadik dan parsial maka perlu adanya upaya menjadikan kegiatan kewirausahaan sebagai bagian dari sistem dan budaya akademik. Oleh karena itu kampus seharusnya melakukan beberapa hal sebagai berikut:

 

1. Menciptakan kondisi/ekosistem kampus yang mendukung terciptanya suasana   kewirausahaan.

 

2.  Melakukan upaya-upaya intensif dalam mengeksploitasi ilmu pengetahuan berbasis hasil riset di kampus.

 

3. Memberi stimulasi dalam bentuk pengubahan perilaku, mindset kewirausahaan kepada setiap sivitas akademika dan struktur organisasi/lembaga di dalam kampus.

 

4.  Mendorong mahasiswa untuk menjadi Wirausaha baru setelah lulus.

 

Untuk   mendorong   upaya   tersebut   maka   Expo   KMI   VIII   mengangkat   tema:

 

 

 

“ Keberagaman Indonesia sebagai kekuatan wirausaha mahasiswa dalam ekonomi glabal ”.

 

 

 

MAKSUD DAN TUJUAN

Maksud keikutsertaan Polban dalam penyelenggaraan KMI 2017 adalah salah satunya sebagai ajang uji hasil pembinaan kewirausahaan secara Internal dikampus, sekaligus menjadi ajang pameran dan unjuk kreatifitas  program kewirausahaan seperti tenant Inkubator Bisnis dan peserta PMW Tahun 2015 dan 2016 sehingga dapat ikut mempromosikan produk mereka. Kegiatan ini juga dikuti sebagai upaya para pelaksana program Kewirausahaan dapat melakukan studi banding kegiatan kewirausahaan yang dilaksanakan di Perguruan Tinggi lainnya.

 

Adapun tujuan yang ingin didapatkan dalam keikutsertaan Polban dalam kegiatan ini, diantaranya :

1.    sebagai sarana/wahana pengembangan kreativitas wirausaha bagi mahasiswa sebagai calon wirausaha masa depan berbasis Technopreneur.

2.    Media untuk Experience Exchange antar-perguruan tinggi dan praktisi bisnis dalam pengelolaan kewirausahaan mahasiswa.

3.    Fasilitasi promosi produk kreatif-inovatif kewirausahaan mahasiswa dan juga produk unggulan daerah.

4.      Net Working Challange antar-mahasiswa ataupun alumni Program Mahasiswa

Wirausaha serta dosen pendamping.

5.      Ajang unjuk prestasi bagi mahasiswa dan alumni se-Indonesia dalam hal pengembangan wirausaha

6.      Memberikan informasi dan ajang diskusi tentang ide kreatif wirausaha serta inovasi pengelolaan kewirausahaan bagi lembaga pendidikan, pusat inkubator bisnis, lembaga pelatihan, dan lembaga terkait lainnya.

7.      Sebagai media komunikasi bagi pembina dan pembimbing kemahasiswaan, untuk saling bertukar pikiran dan mengembangkan kemahasiswaan lebih baik lagi dalam pengelolaan program kewirausahaan

 

8.          

SASARAN

Sasaran yang ingin dicapai dalam penyelenggaraan adalah terlaksananya kegiatan pameran dan pertandingan proposal bisnis antar peserta dari seluruh Perguruan Tinggi di Indonesia. Adapun sasaran kontingen Polban selain menjadi pembelajaran untuk pengelola Program juga sebagai pembelajaran berharga terhadap para peserta yang mengikuti kegiatan ini, sehingga bisa lebih percaya diri dan mampu mempromosikan produk mereka di level Nasional.

 

 

IV.        NAMA & TEMA KEGIATAN

Nama Kegiatan :

 

KEWIRAUSAHAAN MAHASISWA INDONESIA

 

Tema Kegiatan :  “ Keberagaman Indonesia sebagai kekuatan wirausaha mahasiswa dalam ekonomi glabal ”

 

 

 

 

Logo :        

 

 

 

 

 

 

 

 

 

PESERTA KMI 2017

 

No

Perguruan Tinggi

Jenis Usaha

KMI Award

1

IKIP PGRI Madiun

1. Produksi/Budidaya

2. Jasa dan Perdagangan

3. Industri Kreatif

Kandank  Oewang  : Penggemukan  Kambing Pedaging  Secara  Intensif  dengan  Pakan Silase

2

Institut Pertanian Bogor

1. Produksi/Budidaya

2. Makanan dan Minuman

3. Industri Kreatif

Budidaya Ulat Tepung (Meal Worm) Berbasis Peternakan Terpadu dengan Pemanfaatan Limbah Sayuran dan Pabrik Pengolahan Tahu

3

Institut Seni Indonesia Padang

Panjang

1. Industri Kreatif

2. Industri Kreatif

3. Industri Kreatif

AL-MUKER (AlatMusikKeramik)

4

Institut Teknologi Bandung

1. Makanan dan Minuman

2. Industri Kreatif

3. Produksi/Budidaya

SUPAKU  MUSHROOM  CRACKERS, Sebagai Alternatif Pemanfaatan Sumber Daya Jamur Tiram yang Melimpah di Cisarua Bandung Barat

5

Institut    Teknologi     Sepuluh

Nopember

1. Industri Kreatif

2. Industri Kreatif

3. Makanan dan Minuman

KAMA STRAP & BAG SEBAGAI  MEREK PRODUK ANEKA STRAP DAN TAS FASHION

6

Politeknik Al-Islam Bandung

1. Industri Kreatif

2. Makanan dan Minuman

Colorful Smart Book

7

Politeknik  Elektronika  Negeri

Surabaya

1. Industri Kreatif

2. Jasa dan Perdagangan

3. Teknologi

REKAMIN.ID

8

Politeknik Negeri Bali

1. Makanan dan Minuman

2. Makanan dan Minuman

"MOWPEA"   Sebagai   Jawaban   Atas   Gaya

Hidup Masyarakat Moderen

9

Politeknik Negeri Bandung

1. Teknologi

2. Teknologi

3. Industri Kreatif

Antre – Ketika Antrean Menjadi Lebih Mudah

10

Politeknik                       Negeri

Banjarmasin

Industri Kreatif

MAVESA SASIRANGAN COLLECTION

11

Politeknik Negeri Batam

1. Jasa dan Perdagangan

2. Industri Kreatif

3. Makanan dan Minuman

WHOM-Widi House of Makeover

12

Politeknik Negeri Bengkalis

Jasa dan Perdagangan

WD Hijab

13

Politeknik Negeri Jakarta

Jasa dan Perdagangan

BIMBEL BEE ONE

14

Politeknik Negeri Lampung

1. Jasa dan Perdagangan

2. Industri Kreatif

3. Makanan dan Minuman

SCHOOL GOES TO GREENHOUSE

15

Politeknik Negeri Malang

Makanan dan Minuman

GEDHANG GANTENG

 

 

16

Politeknik Negeri Medan

Jasa dan Perdagangan

R & D Organizer

 

17

Politeknik      Negeri      Media

Kreatif

Jasa dan Perdagangan

Harmony Publisher

 

18

Politeknik Negeri Padang

1. Industri Kreatif

2. Jasa dan Perdagangan

3. Produksi/Budidaya

Aisybox

 

19

Politeknik Negeri Pontianak

Makanan dan Minuman

ICE CREAM HOUSE : ES KRIM ANTIOKSIDAN BERBASIS AGARWOOD LEAF

 

20

Politeknik Negeri Semarang

1. Teknologi

2. JasadanPerdagangan

3. Industri Kreatif

Pembenihan Ikan Lele dengan Sistem Aquaponik  dan Mikroaerosquare  serta Penerapan Teknologi Pakan Ikan Otomatis

 

21

Politeknik Negeri Sriwijaya

Makanan dan Minuman

KeripikKencang    (   (Kentang    Crispy   Rasa

Nendang)

 

22

Politeknik      Negeri      Ujung

Pandang

1. Makanan dan Minuman

2. Makanan dan Minuman

3. Industri Kreatif

SiipUdang

 

23

Politeknik  Perkapalan  Negeri

Surabaya

1. Jasa dan Perdagangan

2. Industri Kreatif

INDEKITA

 

24

Politeknik    Pertanian    Negeri

Payakumbuh

1. Makanan dan Minuman

2. Makanan dan Minuman

3. Produksi/Budidaya

DOJUMA (Dodol Jagung Manis)

 

25

Politeknik      Wilmar      Bisnis

Indonesia

Produksi/Budidaya

HYGROWBI

 

26

Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi

Rajawali

1. Makanan dan Minuman

2. Makanan dan Minuman

3. Industri Kreatif

JUSUGUNG (Jus SusuJagung)

 

27

Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi

Sakti Alam Kerinci

1. Makanan dan Minuman

2. Jasa dan Perdagangan

3. Industri Kreatif

Kopi Kayo

 

28

Sekolah          Tinggi          Ilmu

Manajemen Shanti Bhuana

Produksi/Budidaya

Hidroponik dan Kebun organik

 

29

Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian

Yapi Bone

1. Makanan dan Minuman

2. Makanan dan Minuman

3. Makanan dan Minuman

JamurTiram   Segar   +   Jamur   Crispy   (fresh mushroom + crispy)

 

30

Sekolah     Tinggi     Pariwisata

Sahid

Makanan dan Minuman

Dapur Rumput laut

 

31

Sekolah        Tinggi        Teknik

Malang

1. Industri Kreatif

2. Teknologi

EVERWONDER CREATIVE INDUSTRY STUDIO  WEB,  MOBILE  APPS  AND  UI  | UX DESIGN

 

32

Sekolah     Tinggi     Teknologi

Nurul Jadid

Industri Kreatif

PENGEMBANGAN PRODUKSI DAN PEMASARAN BISNIS BATIK TECHNO KALIGRAFI

33

STIKES      Al      Irsyad      Al

Islamiyyah Cilacap

1. Makanan dan Minuman

2. Makanan dan Minuman

3. Produksi/Budidaya

Wedang Beton Bangjo

34

STIKES          Muhammadiyah

Kudus

1. Makanan dan Minuman

2. Makanan dan Minuman

3. Makanan dan Minuman

Hijau Daun

35

STIKES Widya Cipta Husada

1. Jasa dan Perdagangan

2. Makanan dan Minuman

Omah Ramut Bayi

36

STKIP PGRI Lubuk Linggau

1. Produksi/Budidaya

2. Makanan dan Minuman

3. Produksi/Budidaya

Budidaya      Burung      Lovebird      di     Kota

Lubuklinggau

37

STKIP Siliwangi

1. Industri Kreatif

2. Industri Kreatif

Pop-Up Animal Show

38

STMIK Amikom

1. Jasa dan Perdagangan

2. Industri Kreatif

3. Makanan dan Minuman

We Stay

39

STMIK Balikpapan

Teknologi

ONEDEFT   CUSTOM   CRAFT   CLOTH   & PRINTINGS SOLUTION

40

STMIK  Widya  Cipta  Dharma

Samarinda

1. Makanan dan Minuman

2. Industri Kreatif

3. Industri Kreatif

Kampung Amplang

41

Universitas  17  Agustus  1945

Semarang

Jasa dan Perdagangan

EGO (ENTERPRENUERSHIP GO ONLINE) TRUSTED LABEL

42

Universitas Agung Podomoro

1. Makanan dan Minuman

2. Jasa dan Perdagangan

3. Industri Kreatif

Bali Banana

43

Universitas Andalas

1. Jasa dan Perdagangan

2. Industri Kreatif

3. Industri Kreatif

Cantigi Tour and Travel

44

Universitas Banten Jaya

Produksi/Budidaya

Flashlight Agriponic

45

Universitas Bengkulu

1. Industri Kreatif

2. Produksi/Budidaya

3. Produksi/Budidaya

REPTIL   (REPLIKA   TABOT   DARI LIMBAH) PENGEMBANGAN BISNIS KREATIF  MENGENALKAN   BUDAYA DAN  MENGURANGI   LIMBAH  SAMPAH DI BENGKULU

46

Universitas Bina Nusantara

1. Industri Kreatif

2. Teknologi

Mirror Clip

47

Universitas Brawijaya

1. Teknologi

2. Jasa dan Perdagangan

3. Industri Kreatif

ATFIRE AUTOMATIC FISH ATTRACTOR

48

Universitas         Cokroaminoto

Palopo

1.Industri Kreatif

2.Makanan dan Minuman

3. Makanan dan Minuman

Usaha  Lukisan   She  Is  Mozart  (Shellflakes

Indonesian Mozaik Art)

49

Universitas Dian Nuswantoro

1. Makanan dan Minuman

2. Industri Kreatif

3. Industri Kreatif

1. KFC Rajungan  Kentucky  Fried Crabby” usahaPangan  Berbahan  Dasar Karakas Rajungan Berkalsium Tinggi

50

Universitas Djuanda

1. Makanan dan Minuman

2. Makanan dan Minuman

TIWUL MILINIUM

51

Universitas EsaUnggul

1. Makanan dan Minuman

2. Industri Kreatif

3. Produksi/Budidaya

NiOnigiri

52

Universitas Gadjah Mada

1. Jasa dan Perdagangan

2. Industri Kreatif

3. Makanan dan Minuman

IWAK

53

Universitas Halu Oleo

1. Makanan dan Minuman

2. Makanan dan Minuman

3. Makanan dan Minuman

Produksi SAPIS (Sale Pisang)

54

Universitas Hasanuddin

Teknologi

STIKEY 10 JARI  

55

Universitas   Hasyim   Asyhari

Tebuireng Jombang

Industri Kreatif

SETIK  (Sepatu  Batik)  Tampil  Cantik  dan  Etnik

dengan SETIK

 

56

Universitas Indonesia

1. Teknologi

2. Makanan dan Minuman

3. Jasa dan Perdagangan

Be-ON (Aplikasi Bengkel Online sebagai Solusi Menyelesaikan Masalah pada Mobil secara Online dan Alternatif Pencarian Bengkel yang Lebih Efisien)

57

Universitas       Islam       Darul

Ulum

Industri Kreatif

Pernik Sampah Kriya

58

Universitas Islam Lamongan

1. Makanan dan Minuman

2. Produksi/Budidaya

ANA    BABALA    Aneka    Warna    Dan    Rasa BaksoBandengLamongan

 

59

Universitas Islam Madura

1. Makanan dan Minuman

2. Makanan dan Minuman

3. Industri Kreatif

Kedai KOPJA CJ (Kopi Jahe Cabe Jamu)

 

60

Universitas Islam Nusantara

1. Industri Kreatif

2. Industri Kreatif

3. Makanan dan Minuman

The Seggon Art

 

61

Universitas       Islam      Sultan

Agung

1. Jasa dan Perdagangan

2. Industri Kreatif

3. Teknologi

LAYANAN      JASA      FOTO      SYAR'I      UNTUK MEMENUHI KEBUTUHAN WEDDING SYAR'I

 

62

Universitas Jambi

1. Jasa dan Perdagangan

2. Makanan dan Minuman

Mie Sebrang Jambi

63

Universitas                    Katolik

Parahyangan

Produksi/Budidaya

JENT (Jassen.en.Tassen)

64

Universitas                 Lambung

Mangkurat

1. Jasa dan Perdagangan

2. Industri Kreatif

3. Makanan dan Minuman

Bhinneka Camera

 

65

Universitas Lampung

1. Industri Kreatif

2. Jasa dan Perdagangan

3. Makanan dan Minuman

KISARA

 

66

Universitas Ma Chung

1. Makanan dan Minuman

2. Jasa dan Perdagangan

Gedhang Nugget

67

Universitas Medan Area

1. Industri Kreatif

2. Industri Kreatif

3. Makanan dan Minuman

BIOSHIMA

 

68

Universitas     Muhammadiyah

Ponorogo

Produksi/Budidaya

Genong cacing madiun

69

Universitas     Muhammadiyah

Pontianak

1. Industri Kreatif

2. Jasa dan Perdagangan

3. Makanan dan Minuman

TAS AKADIR (Tas Anyaman Akar Keladi Air)

 

70

Universitas Muhammadiyah

Sumatera Utara

1. Industri Kreatif

2. Industri Kreatif

DELIA COLLECTION

 

71

Universitas     Muhammadiyah

Yogyakarta

1. Industri Kreatif

2. Produksi/Budidaya

BEDUK   BATIK   SEKARNITI:   BELANJA DAN EDUKASI BATIK SEKARNITI

72

Universitas Muria Kudus

Teknologi

(Sangkuts) Jasa Pegangkut Sampah Berbasis Android  Dengan  Menjadikannya  Industri Kreatif Untuk Mengurangi Jumlah Sampah Di Kabupaten Kudus

73

Universitas   Nahdlatul   Ulama

Surabaya

Makanan dan Minuman

Bik Nunnah  Mringis  (Biskuit  Nutrisi Sunnah atasi Morning Sickness)

74

Universitas Negeri Malang

1. Industri Kreatif

2. Industri Kreatif

3. Makanan dan Minuman

Didol  Production  (Bloknote  Custom  dengan

Dengan Desain Sesuka Hatimu)

75

Universitas Negeri Medan

1. Industri Kreatif

2. Makanan dan Minuman

3. Teknologi

Didol  Production  (Bloknote  Custom  dengan

Dengan Desain Sesuka Hatimu)

76

Universitas Negeri Semarang

1. Makanan dan Minuman

2. Makanan dan Minuman

3. Jasa dan Perdagangan

DCO (DONUTS & CHOCOLATE)

77

Universitas Negeri Surabaya

Jasa dan Perdagangan

Rabbit Media Digital Creative Service

78

Universitas                      Negeri

Yogyakarta

1. Teknologi

2. Makanan dan Minuman

3. Jasa dan Perdagangan

Indobot    Educational    Robotic    Kits    untuk

Membangun Karakter Kreatif dan Inovatif

79

Universitas Padjajaran

1. Produksi/Budidaya

2. Makanan dan Minuman

3. Jasa dan Perdagangan

"Manner Parfume" Parfum Premium Hasil Pemurnian Tanaman Atsiri Melalui Proses Distilasi Uap dan Vacuum Destillation Fraxination

80

Universitas Pasir Pengaraian

1. Industri Kreatif

2. Makanan dan Minuman

Flanel

81

Universitas         Pembangunan

Nasional Veteran Jakarta

1. Makanan dan Minuman

2. Industri Kreatif

Lidigeli   Your   Mood   Booster   Mie   Lidi

Kekinian

82

Universitas              Pendidikan

Indonesia

Jasa dan Perdagangan

Mukenah In-Rok

83

Universitas    PGRI    Palangka

Raya

1. Makanan dan Minuman

2. Makanan dan Minuman

3. Jasa dan Perdagangan

Camilan   Sehat  Serba  Bawang   Dayak  Dari

Bumi Tambun Bungai

84

Universitas PGRI Yogyakarta

Makanan dan Minuman

BENAYU SKIN CANTIK GAGAH ALAMI

85

Universitas Riau

1. Makanan dan Minuman

2. Industri Kreatif

3. Produksi/Budidaya

Bakso Ikan Patin "Si Temok"

86

Universitas Sebelas Maret

1. Teknologi

2. Teknologi

3. Teknologi

WiforGo, Aplikasi Wi-Fi Plus-Plus untuk Pemasaran  Digital  Otomatis  sebagai Akselerator Pemasaran dan Branding UMKM Indonesia

87

Universitas Semarang

Makanan dan Minuman

SUNTIL (SUSHI BUNTIL)

88

Universitas        Setia        Budi

Surakarta

1. Makanan dan Minuman

2. Makanan dan Minuman

3. Makanan dan Minuman

INsulin canDy InovaTION (INDITION)

89

Universitas Sumatera Utara

Makanan dan Minuman

Super Health USU

90

Universitas Syiah Kuala

Industri Kreatif

Patchouli Essential Oil Dan Natural Bath Salt

Khas Nilam Aceh

91

Universitas Telkom

1. Industri Kreatif

2. Makanan dan Minuman

Levre X ArtPrusik

92

Universitas Tidar

1. Produksi/Budidaya

2. Makanan dan Minuman

3. Jasa dan Perdagangan

BUDIDAYA JAMUR MERANG MEDIA LIMBAH AREN DENGAN MISTING MANUAL SYSTEM

93

Universitas Trunojoyo

Makanan dan Minuman

BEKAMP (Bebek Kampus) Low Cholesterol

94

Universitas Udayana

1. Produksi/Budidaya

2. Jasa dan Perdagangan

Umah Lokal

95

Universitas Universal

1. Makanan dan Minuman

2. Makanan dan Minuman

3. Makanan dan Minuman

Jahe Api

96

Universitas Widya Gama

1. Makanan dan Minuman

2. Makanan dan Minuman

3. Teknologi

ECHO  SAND  BANANA  MODERN  JAVA STREET FOOD

               

 

 

VI.             KEPANITIAAN

Adapun daftar official yang diberangkatkan ke Politeknik Negeri Pontianak, yaitu

NO

NAMA

JURUSAN

 

KET

1

Henny Hestimuljati Anwar,S.Sen

Manager Inkubator Bisnis POLBAN

Staf Pembantu Direktur Bidang Kemahasiswaan POLBAN

2

Endah Dwi Kusumastuti,SST.,S.Sc

Coach Inbis bendahara PMW 2017

Dosen Akuntansi

3

Yekensiel Hansel Hndratno

D4 Teknik Elektro

Tenant Inbis Smart Healty Detector

4

Adi Maulana Triadi

D3 Teknik Informatika

Tenant Inbis Antree- Ketika Antree menjadi lebih mudah

5

Lulu Marjani

D4 Administrasi Niaga

Tenant Inbis Malist Niaga Art (Industri Kreatif) Ambalan

 

Keterangan :

         

Pada kenyataannya dilapangan, tugas dan pekerjaan yang dilakukan oleh ketua kontingen dan para official akhirnya saling membantu karena keterbatasan jumlah orang.

 

 

 

TEMPAT, WAKTU DAN BENTUK KEGIATAN 

                      Kegiatan  Expo   KMI   di  Politeknik Negeri Pontianak dilaksanakan  dengan merangkai  beberapa  bentuk  kegiatan  yang  terdiri  atas  kegiatan  utama  dan kegiatan pendukung.

 

A.    Kegiatan Utama  adalah  :

1.   Seminar Nasional Kewirausahaan

2.   Talk Show Kewirausahaan

3.   Klinik Konsultasi Bisnis

3.   KMI Award 2017 bagi :

a.    Mahasiswa Wirausaha

b.   Stand Terbaik

4.   Sarasehan Forum Pimpinan Perguruan Tinggi bidang Kemahasiswaan

5.   Sarasehan Forum Pengelola Kewirausahaan Perguruan Tinggi

6.   Pameran dan Bazaar produk kewirausahaan peserta undangan panitia

 

B.     Kegiatan Pendukung  :

1.   Kunjungan unit produksi dan industri kreatif

2.   Pentas seni panggung live music pergelaran pentas seniu budaya

3.   Wisata (alam atau kuliner)

Ø  Rumah Radank (Rumah Adat Dayak)

Ø  Tugu Katulistiwa

Ø  Masjid Jami Kasultanan

Ø  Menelusuri Sungai Kapuas

Ø  Kunjungan Ke Pusat Oleh oleh Khas Pontianak

 

 

 

HASIL YANG DICAPAI

Untuk KMI Award kategori wirausaha, terdapat lima kategori industri yang dinilai, yaitu industri makanan dan minuman yang diikuti oleh 79 peserta, industri jasa dan perdagangan yang diikuti oleh 34 peserta, industri teknologi yang diikuti oleh 18 peserta, industri kreatif yang diikuti oleh 60 peserta, dan industri produksi/budidaya yang diikuti oleh 22 peserta. Berikut adalah para pemenang KMI Award kategori wirausaha.

*      Kategori Industri Makanan dan Minuman
Juara 1: “Gedhang Nugget”, Universitas Ma Chung
Juara 2: “Mowpea”, Politeknik Negeri Bali
Juara 3: “Moomykara Foods”, Universitas Negeri Medan
Juara Harapan: “Supaku”, Institut Pertanian Bogor

 

*      Kategori Industri Jasa dan Perdagangan
Juara 1: “We Stay”, STMIK Amikom
Juara 2: “Mukenah In Rok”, Universitas Pendidikan Indonesia
Juara 3: “Cantigi Tour & Travel”, Universitas Andalas
Juara Harapan: “Layanan Jasa Syari”, Universitas Islam Sultan Agung

 

*      Kategori Industri Teknologi
Juara 1: “Indobot Educational Robotic”, Universitas Negeri Yogyakarta
Juara 2: “Be-On (Bengkel Online)”, Universitas Indonesia
Juara 3: “Atfire Automatic Fish Attractor”, Universitas Brawijaya Malang
Juara Harapan: “Antre”, Politeknik Negeri Bandung

 

*      Kategori Industri Kreatif
Juara 1: “DIDOL”, Universitas Negeri Malang
Juara 2: “Kisara”, Universitas Lampung
Juara 3: “Kama Strap & Bag”, Institut Teknologi Sepuluh November
Juara Harapan: “Colorful Smart Book”, Politeknik Al-Islam Bandung

 

*      Kategori Industri Produksi/Budidaya
Juara 1: “Budidaya Ulat Tepung”, Institut Pertanian Bogor
Juara 2: “REKAMIN.ID”, Politeknik Elektronik Negeri Surabaya
Juara 3: “Patchoulli Essential Oil and Bath Salt”, Universitas Syiah Kuala
Juara Harapan: “Kandang Oewang”, IKIP PGRI Madiun

Sedangkan untuk KMI Award kategori stand terbaik, terdapat sejumlah 96 peserta delegasi yang menampilkan produk-produk wirausaha maupun produk unggulan daerah asal perguruan tinggi. Berdasarkan hasil penilaian dewan juri, diputuskan para pemenang yaitu sebagai berikut.

*      Juara 1: Universitas Gadjah Mada
Juara 2: Institut Teknologi Sepuluh November
Juara 3: Institut Pertanian Bogor
Juara Harapan: Politeknik Negeri Pontianak

                       

        

URAIAN PELAKSANAAN KEGIATAN

 

Sejak diluncurkan Program Mahasiswa Wirausaha (PMW) oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi pada tahun 2009 Perguruan Tinggi seluruh Indonesia telah memasuki era baru pengembangan jiwa dan budaya kewirausahaan pada mahasiswa sebagai salah satu bagian penting dalam peningkatan kualitas lulusan. PMW menjadi bentuk nyata bagi sivitas akademika khususnya mahasiswa untuk lebih mengenal dan merasakan serta menerapkan konsep pengembangan ide dan peluang bisnis menjadi bisnis nyata.

 

Partisipasi Perguruan Tinggi secara aktif telah ditunjukkan melalui pelaksanaan Expo Kewirausahaan Mahasiswa Indonesia (KMI) selama 6 tahun terakhir (2010 – 2015). Expo tersebut  secara  tidak  langsung  diharapkan  dapat  memberikan  motivasi  dan  wawasan dalam  pengembangan  ide  bisnis  kepada  mahasiswa  serta  untuk  dapat  bersaing  tidak hanya di dalam lingkungan sendiri tetapi yang lebih luas.

 

Sesuai dengan hasil pertemuan Pimpinan Bidang Kemahasiswaan Perguruan Tinggi   se- Indonesia, Politeknik Negeri Pontianak mendapat kepercayaan untuk melaksanakan  kegiatan  Expo  KMI  VIII  tahun  2017,  yang  tentunya  mengemban  amanat untuk membawa nilai kewirausahaan mahasiswa pada substansi yang semakin berkembang. Selain sebagai ajang gelar kewirausahaan tingkat Perguruan Tinggi Expo KMI VIII diharapkan juga menjadi ajang pertemuan berbagai bentuk usaha/bisnis sekaligus promosi produk unggulan daerah serta UKM/industri.

 

Sebagai bentuk kebersamaan dalam mengemban penciptaan wirausahawan baru yang muncul dari mahasiswa dan alumni, dan partisipasi aktif seluruh Perguruan Tinggi se- Indonesia dalam bentuk pengiriman delegasi akan menjadi kerangka dasar kesuksesan kegiatan.   Semangat   kewirausahaan   di   masing-masing   Perguruan   Tinggi   merupakan potensi yang layak untuk ditingkatkan dan selanjutnya akan berkontribusi dalam pengembangan kewirausahaan berskala Nasional.

 

Semoga kegiatan expo ini mampu memberikan dampak positif yang lebih luas pada pengelolaan PMW, pembelajaran kewirausahaan, dan pengelolaan kelembagaan kewirausahaan, serta mampu mendorong lahirnya wirausaha muda baru yang mampu berkiprah di masa mendatang untuk meningkatkan kesejahteraan bangsa.

 

Dari uraian di atas kami peserta delegasi dari Politeknik Negeri Bandung merasa ada beberapa yang perlu di utarakan sebagai bahan pertimbangan dan masukan untuk keberlangsungan event ini di antaranya adalah :

 

  1. Transparansi penyampaian informasi yang detail kepada peserta mengenai bobot dan kriteria masing-masing bisnis yang dinilai oleh Juri, sebagai masukkan kepada pebisnis (Mahasiswa atau alumni) dalam mengembangkan usahanya dimasa depan. Apa saja yang dinilai kurang dan tidak sesuai dengan tema dan pedoman penilaian yang sebelumnya dikirimkan kepada kami. 
  2. Informasi mengenai kelemahan-kelemahan  Bisnis yang dijalankan, sebagai masukkan kepada Perguruan Tinggi dan Dosen Pendamping khususnya agar bisa membina bisnis yang bisa dikategorikan sebagai pemenang event kegiatan sejenis yang mungkin akan dilaksanakan lagi.
  3. Klarifikasi mengenai kaitan tema “technopreneurship untuk menunjang daya saing”, jumlah omset, arus kas dan produk yang diciptakan, dikarenakan ada beberapa bisnis yang memiliki produk sangat sesuai dengan tema, arus kas yang tinggi, omzet besar dan profit yang bagus tidak masuk kedalam proposal bisnis yang dinyatakan masuk Final.
  4. Produk Yang di kirimkan sebagai peserta delegasi dari polban adalah bisnis teknologi dari unit, InBis Polban, yaitu “Antree – Ketika Antree menjadi lebih menyenangkan”.. Bisnis ini merupakan bisnis baru yang berpeluang besar
  5. Diharapkan Ada keseimbangan dari Penanganan Peserta baik dari Universitas dan ataupun  Politeknik dalam kegitaan ini

 

 

beberapa catatan sebagai masukkan yang bisa disampaikan, sebagai berikut:

 

  1. Kesesuaian waktu presentasi diharapkan dipatuhi oleh semua juri, karena kenyataannya ada yang lebih dari 45 menit, lebih dari 30 menit dan rata-rata menghabiskan waktu kurang lebih 20 menit, padahal di Jadwal hanya 15 menit. Hal ini akan berdampak kepada ketidaksesuaian waktu berdasarkan jadwal, terutama bagi mereka yang mendapat giliran terakhir dan tetap harus standby dari siang hari setelah pembukaan.
  2. Adanya clustering bisnis dengan tema dan omset bisnis serta ide kreatif yang dipertimbangkan sehingga group yang dibuat didasarkan atas penilaian awal business plan, hal ini memungkinkan bisnis yang termasuk unggulan tidak bersamaan dengan bisnis unggulan lainnya. Catatannya, sebaiknya proposal bisnis sudah dinilai dan dipelajari terlebih dahulu beberapa hari sebelumnya, untuk disaring bisnis mana saja yang berhak untuk melakukan presentasi, sehingga energi dan waktu tidak terlalu tersedot untuk bisnis yang dinyatakan tidak sesuai kriteria/ tema dan pedoman penilaian. Dari beberapa hal ini dimaksudkan agar terdapatnya cukup waktu untuk menggali potensi bisnis (kurang lebih 40-60 menit) yang layak masuk ke babak FINAL secara adil dengan time keeper dan ketegasan akan waktu. Hal lain juga bisa bertujuan menemukan pemetaan diferensiasi bisnis sehingga muncul keberagaman usaha sebagai laporan pelaksanaan program kewirausahaan di Perguruan Tinggi ke Pemerintah khususnya kementerian terkait.
  3. Sebaiknya dibuatkan ketentuan teknis mengenai metode presentasi, jangan sampai ada beberapa hal yang diluar etika kewajaran terjadi, seperti cara berpakaian yang kurang pantas, produk yang dibawa berlebihan dan membatasai jumlah peserta yang boleh masuk kedalam ruangan. Hal ini akan berdampak cukup signifikan terhadap cara berpikir Mahasiswa, agar secara sehat berkompetisi. Juga mengharapkan kehadiran tuan rumah yang lebih terasa karna LO sangat dominan dalam acara kali ini
  4. Penentuan Juri tahap I, sebaiknya dari Akademisi juga perbangkan dan penggiat usahawan, tetapi kombinasi antara praktisi bisnis dan industri terkait tema technopreneurship yang dianggap netral, sehingga tidak ada konflik kepentingan. Hal ini selain bertujuan untuk mendapatkan perspektif dari latar belakang yang berbeda juga menjadi bagian yang penting untuk mendukung kredibilitas Dewan Juri di mata peserta khususnya Mahasiswa. Khusus untuk babak akhir (sampai catatan ini dibuat) rencana pemilihan Juri berlatarbelakang perbankan sudah sangat tepat dipilih untuk menentukan sehat tidaknya bisnis dan memilih pemenang dari Kompetisi Nasional ini.

 

 

RENCANA PENGEMBANGAN PROGRAM

Upaya perbaikan untuk menjadi lebih baik sebaiknya selalu diupayakan, bukan hanya menjelang pelaksanaan Expo namun harus dilakukan setelah pelaksanaan, sehingg atujuan dan sasaran yang ingin dicapai bisa secara optimal dilaksanakan. Perbaikan pelaksanaan kegiatan menajdi suatu hal yang harus dilakukan pertama kali, kaitan tema dengan jenis usaha yang akan dipertandingan perlu ditaati dalam proses penilaian, seperti yang sudah dituliskan dihalaman-halaman selanjutnya. Setelah ketegasan aturan dan proses penilaian dihasilkan, pengelola program dalam hal ini Dosen pembimbing yang akan mengikuti kegiatan sejenis sebelumnya ahrus melakukan seleksi terhadap proposal bisnis yan diajukan. Setelah itu harus dilakukan persiapan dan perbaikan team yang diperlombakan.

 

Seperti yang telah disampaikan sebelumnya, bukanlah juara yang menjadi sebuah tujuan, tetapi perbaikan dan kualitas pengembangan entrepreneurship yang ada di Polban menjadi tolak ukur penting. Diharapkan mahasiswa dan alumni Kampus Polban dapat mengamalkan dan melaksanakan ilmunya dibidang kewirausahaan.