Bandung, kemahasiswaan.polban.ac.id

 

 'Kehidupan kampus adalah aktualisasi dari seluruh kegiatan yang saling berinteraksi dalam pelaksanaan kegiatan tridharma perguruan tinggi yang melibatkan seluruh mahasiswa, dosen dan pegawai atau yang disebut dengan masyarakat kampus atau sivitas akademika. 

Sivitas akademika bertanggungjawab dalam hal menciptakan suasana kehidupan kampus yang harmonis, taat aturan dan hukum. 

Untuk menjaga kehidupan kampus yang harmonis dan mengantisipasi terjadinya pelanggaran, maka penting di tetapkan tata tertib. Dalam hal pengawasan dilaksanakannya tata tertib dan peraturan dengan baik perlu diadakan badan pengawas. Di Polban lebih dikenal dengan komisi disiplin (Komdis). 

Komisi Disiplin adalah Komisi yang dibentuk oleh Direktur untuk memberikan pertimbangan dan atau usul bagi pemberian penghargaan atas prestasi atau penjatuhan sanksi kepada mahasiswa yang melakukan pelanggaran peraturan tata tertib. 

Dalam kehidupan kampus, mahasiswa memiliki peran yang sangat penting untuk menjaga keharmonisan. Mahasiswa memiliki tanggung jawab dan kewajiban untuk ikut aktif dalam proses belajar mengajar dan bertanggung jawab dalam setiap aktifitas yang dilaksanakan. 

Tak jarang dalam aktifitas kampus, mahasiswa melakukan pelanggaran dan mengarah pada perbuatan pidana. Perbuatan tersebut akan mendapatkan sanksi ringan, sedang dan berat. Selain tanggungjawab dan kewajiban, mahasiswa juga memiliki hak. Hak Mahasiswa seperti menggunakan kebebasan akademik secara bertanggung jawab, menggunakan pengajaran dan layanan bidang akademik, memperoleh layanan kesejahteraan, ikut serta dalam kegiatan organisasi kemahasiwaan dan dapat menyampaikan pendapat di kampus baik lisan maupun tertulis. 

Komisi disiplin sangat dibutuhkan untuk meningkatkan kualitas proses pendidikan di Politeknik Negeri Bandung. Anggota komisi disiplin perlu memiliki integritas, moralitas dan kedisiplinan tinggi, maka mereka patut menjadi contoh bagi civitas akademika. 

Anggota Komisi Disiplin harus bersih dari berbagai masalah karena akan memberikan pertimbangan pelanggaran berat kepada Direktur. Kedua, anggota Komdis harus mempunyai integritas dan tahan dari berbagai tekanan pada saat dan setelah melakukan pemeriksaan kasus. Ketiga, anggota Komdis diminta melaksanakan tugas dengan standar prosedur yang jelas dan mendokumentasikan berkas dengan rapi dan tidak ada yang tercecer, karena ketidakpuasan dari hasil pemeriksaan akan dapat dilanjutkan pada sidang Pengadilan Tata Usaha Negara. Dalam persidangan pengadilan bukti dokumen sangat diperlukan. Keempat, Direktur meminta segera diadakan focus group discussion (FGD) untuk penyamaan persepsi tentang proses dan kelengkapan pemeriksaan. Kelima, komisi juga harus aktif memberi pertimbangan untuk penghargaan kepada mahasiswa.'

 
     
                                 

 

Contact

Staf Pembantu Direktur 3
Jl. Gegerkalong Hilir
022-2013789
Fax: 022-2013889
This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
vCard